Tanjungpinang (vnews.click) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau (Kominfo Kepri) Hasan menyatakan mengendarai kendaraan sambil menggunakan smartphone menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut.
Hasan menyebut dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri terdapat 1.073.710 unit kendaraan bermotor di daerah itu, dan berdasarkan DataIndonesia.id terdapat 103.645 kasus kecelakaan lalu lintas darat.
Sementara berdasarkan data Polda Kepri, terdapat 540 kasus kecelakaan lalulintas darat di wiilayah setempat pada tahun 2021.
“Oleh karenanya, warga dimbau dan tidak lagi mengoperasikan smartphone pada saat berkendara,” ujar Hasan dalam acara focus group discussion bersama Stakeholder Lalu Lintas dan Angkutan Jalan guna menjamin terlaksananya pelayanan masyarakat pada Era Transisi Pandemi menuju Endemi tahun 2022 di Batam, Senin.
Hasan juga meminta masyarakat bijak dalam menggunakan teknologi smartphone, karena hal yang tidak diinginkan dapat terjadi kapanpun dan dimana saja, sehingga perlu tetap waspada dan berkonsentrasi pada saat berkendara.
“Pesan saya, ingatlah keluarga di rumah sedang menunggu kepulangan kita,” ucap Hasan.
Dalam kesempatan itu, Hasan juga memastikan sebagai bukti peran pemerintah sebagai pelayan publik dan terealisasinya pelayanan masyarakat dalam era transisi pandemi menjadi endemi, pihaknya akan hadir menjadi pelopor dalam melakukan himbauan kepada masyarakat.
“Kami akan hadir dalam memberikan himbauan, edukasi, dan sosialisasi dalam bentuk tulisan, info grafis, dan video grafis yang nantinya akan kita publikasikan melalui media Diskominfo dan sarana Videotron milik Diskominfo yang tersebar di beberapa titik,” ujar dia.
Ia menyampaikan perkembangan era digitalisasi yang begitu cepat, memberikan dampak yang begitu signifikan terhadap perkembangan suatu daerah dan budaya masyarakat dalam kegiatan sehari-hari.
Tidak dapat dipungkiri perubahan yang begitu cepat, menyebabkan penyesuaian pada masyarakat berdampak positif maupun negatif yang dapat merugikan banyak pihak.
Menurutnya dampak negatif pada penggunaan smartphone dan media sosial merupakan permasalahan yang komprehensif dan harus di tangani secara bersama-sama dengan seluruh stakeholder dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat.
“Tak hanya soal informasi-informasi hoax, saat ini dampak negatif dari smartphone sangat luas, kebiasaan pengguna teknologi digital yang tidak tepat menimbulkan banyak aspek negatif lainnya, bahkan disektor kecelakaan lalu lintas. Hal ini harus tangani secara bersama-sama,” gagas Hasan.
Kebiasaan masyarakat menggunakan smartphone pada saat mengendarai kendaraan menjadi salah satu dampak negatif penggunaan teknologi yang tidak tepat saat. (Lus).

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

