KEPRI SOSIAL TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Musim kemarau panjang memicu penyusutan air waduk Gesek, Bintan, yang menjadi salah satu sumber air bersih warga Pulau Bintan.

“Ketinggian air menyusut signifikan 1,6 meter, yaitu dari 2 meter tersisa jadi 40 centimeter,” kata Pjs Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdur Razak, Jumat (14/2/2026).

Razak mengatakan kondisi terkini waduk Gesek sudah mulai terlihat gundukan tanah yang sebelumnya tertutup air, dampak tak ada turun hujan selama kurang lebih 38 hari terakhir.

Meski demikian, PDAM Tirta Kepri tetap mengoperasikan waduk Gesek 1×24 jam guna mengaliri air bersih kepada pelanggan, namun debitnya dikurangi imbas pasokan air minim.

Pihaknya, kata Razak, telah melakukan beberapa upaya agar distribusi air ke masyarakat tetap berjalan, di antaranya melakukan normalisasi atau penebasan di beberapa tali air (DAS) guna memperlancar aliran air ke waduk Gesek.

“Teman-teman dari Badan Wilayah Sungai (BWS) juga membantu perbaikan struktur bangunan pendukung waduk Gesek,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, PDAM mengambil skema berbagi distribusi air dengan waduk Sei Pulai, karena kondisi air waduk tersebut masih aman dengan ketinggian 2,52 meter dari sebelumnya 4 meter.

Ia menyebut waduk Gesek yang sebelumnya melayani distribusi air hingga ke Tanjungpinang, kini dibatasi di kilometer 10.

“Selanjutnya dari batu 10 ke bawah, akan dilayani waduk Sei Pulai,” pungkas Razak. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *