Tanjungpinang (vnews.click) – Sejumlah pengungsi/imigran mengancam akan menginap di depan kantor perwakilan UNHCR Perwakilan Kepri di kilometer 7, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), jika permintaan mereka untuk menemui International Organization For Migration atau IOM tidak dipenuhi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (29/06/2022) siang, ratusan pengungsi ini menggelar aksi unjuk rasa dengan memasang sejumlah tenda dan terpal di halaman depan kantor UNHCR tersebut.
Tak hanya itu, mereka juga membawa bantal dan tikar yang rencananya akan digunakan untuk menginap di tempat tersebut.
Salah seorang perwakilan pengungsi, Azobeir Pasha, menyampaikan tuntutan terkait masalah kesehatan para pengungsi yang dinilai kurang diperhatikan oleh pihak IOM.
“Selama ini, kami selalu kesulitan membawa pasien (pengungsi) darurat ke rumah sakit, sehingga khawatir akan membahayakan kesehatan para pengungsi. Untuk itu, kami meminta IOM setidaknya memberikan fasilitas kesehatan yang lebih memadai,” katanya.
Pengungsi asal Somalia ini juga menegaskan bahwa mereka akan menginap di halaman kantor UNHCR jika tuntutan mereka tak diindahkan.
Aksi unjuk rasa para pengungsi ini dijaga ketat oleh aparat Polresta Tanjungpinang untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di kantor UNHCR Perwakilan Kepri. (Lus).

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

