KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang, Vnews.click (Advertorial) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyampaikan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) triwulan I 2023, sudah mencapai 45 persen atau sekitar Rp593 miliar dari total target Rp1,5 triliun.

“Untuk pajak daerah atau PAD, kita masih mengandalkan sektor pajak kendaraan bermotor,” kata Kepala Bapenda Kepri, Dicky Wijaya di Tanjungpinang, Kamis (25/3.

Dicky menyebut pajak kendaraan bermotor dari tahun ke tahun memang menjadi primadona dalam mendongkrak PAD di Provinsi Kepri. Kendati letak geografis Provinsi Kepri adalah 96 persen lautan, namun kontribusi terbesar pajak daerah ini justru ditopang wilayah daratan.

Dicky menyebut target penerimaan pajak kendaraan bermotor tahun 2023 sebesar Rp1,3 triliun yang diperoleh dari diperoleh dari objek pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama pajak kendaraan bermotor (BBN-PKB), dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBB-KB).

Selain itu, pihaknya juga mengejar target penerimaan sektor pajak lainnya, seperti pajak air permukaan (PAP) dan pajak rokok.

“Khusus pajak kendaraan bermotor sebesar Rp1,3 triliun, kita optimistis tercapai bahkan melampaui hingga 109 persen. Mengingat capaian pajak kendaraan tahun sebelumnya juga melebih target, sebesar 107 persen,” ungkapnya.

Dia menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan guna menggenjot pajak kendaraan bermotor tahun 2023, antara lain melakukan inovasi pelayanan publik, razia pajak kendaraan bermotor, penegakan hukum, hingga pendataan objek pajak.

Sementara terkait kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor, tahun ini ditiadakan setelah dua kali digelar pada tahun 2022.

“Itu memang jadi salah satu strategi meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor di tahun 2022, tapi untuk tahun ini sepertinya ditiadakan,” ucap Dicky. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *