KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (VNEWS.CLICK) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah dua kali menyurati Kimia Farma agar menurunkan harga tes COVID-19 GeNose karena dinilai terlalu memberatkan masyarakat di daerah itu.

Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah mengatakan pihaknya menginginkan harga tes GeNose diturunkan separuh harga dari Rp40 ribu menjadi Rp20 ribu.

“Sudah dua kali kami surati, namun memang belum ada tanggapan dari Kimia Farma, ditambah harga tes GeNose ini berlaku secara nasional,” kara Arif Fadillah di Tanjungpinang, Rabu (2/6).

Kendati begitu, Arif opitimis pihak Kimia Farma akan mempertimbangkan permintaan penurunan harga tes GeNose itu. Seperti yang diterapkan di sejumlah stasiun Kereta Api Indonesia (KAI), yang mana harga tes GeNose ditetapkan sebesar Rp20 ribu, kendati belakangan kembali naik menjadi Rp30 ribu.

“Mudah-mudahan Kimia Farma menerima usulan kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arif menyampaikan saat ini tes GeNose menjadi salah satu syarat wajib warga yang melakukan perjalanan laut antarpulau di Provinsi Kepulauan Riau.

Penerapan itu diakuinya menuai pro kontra di kalangan masyarakat. 

Seorang warga penumpang Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang tujuan Tanjung Batu, Karimun  Azizah menyampaikan tes GeNose memberatkan karena dia harus mengeluarkan biaya tambahan di samping biaya pass masuk dan tiket kapal.

Biaya pass masuk plus tiket kapal sebesar Rp250 ribu. Ditambah biaya GeNose Rp40 ribu, sehingga totalnya jadi Rp290 ribu.

“Ini memberatkan kami. Kalau bisa diturunkan harganya, karena ekonomi warga tengah merosot dampak pandemi,” ujae Idham.

Berbeda dengan Mikhael, penumpang tujuan Batam itu justru mengaku harga ted GeNose cukup terjangkau dan berlaku merata secara nasional sebesar Rp40 ribu.

“Apalagi ini produksi anak negeri demi memutud mata rantai penyebaran COVID-19,” demikian Arif. (Arp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *