KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG


Tanjungpinang (Vnews.click) – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya penyakit cacar monyat atau monkeypox dari negara tetangga Malaysia dan Singapura.

Pengetatan dilakukan di pintu masuk Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

“Virus cacar monyet telah terdeteksi di negara tetangga Singapura dan Malaysia dan berpotensi masuk ke Tanjungpinang. Pasalnya, lalu lintas pelaku perjalanan ke negara itu khususnya dari Tanjungpinang, mulai rutin sejak awal April 2022,” kata Koordinator Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemologi Kantor KKP Kelas II Tanjungpinang, Nolita Sesphana, Senin (1/08/2022).

Nolita menyebut pihaknya sudah menerima surat edaran (SE) dari pemerintah pusat terkait peningkatan pengawasan di pintu masuk ke Indonesia melalui Kepri, terutama terhadap penumpang kapal dari Singapura dan Malaysia.

Untuk mengidentifikasi kasus cacar monyet di pelabuhan, katanya, pihaknya tetap menggunakan termograf atau alat pengecek suhu, karena salah satu ciri-ciri cacar monyet ialah demam tinggi oleh para penderitanya.

“Untuk menghindari penularan virus ini,  seseorang harus menjaga kontak langsung dengan orang atau hewan yang terpapar,” ungkapnya.

Seperti diketahui, gejala cacar monyet hampir sama dengan cacar air, dengan gejala berupa demam ringan, ruam  timbul bintik-bintik pada kulit, kemudian gelembung berisi air, namun tidak menimbulkan gejala gatal pada kulit dan gejalanya lebih sering muncul bagian wajah. (Lus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *