KEPRI KRIMINAL NASIONAL PEMERINTAHAN SOSIAL UPDATE

Jakarta (Vnews.click) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mebyebut Kepala Badan Pengusahaan Kawasan (BP) Bintan, Farid Irfan Siddik, belum pernah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) semenjak menjabat sebagai Kepala BP Bintan.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika mengatakan, pihaknya akan menyurati Kepala BP Bintan untuk segera melapor.

“Menurut informasi dari Direktorat LHKPN, di Bintan belum diimplementasikan penyampaian LHKPN secara mandiri. Baru di BP Batam,” ujarnya melansir rri.co.id, Senin (26/8/24) kemaren.

Nantinya, menurut Tessa, di dalam surat tersebut akan disertakan imbauan agar dibuat unit pengelola LHKPN di BP Bintan. Namun, ditegaskannya, ada atau tidaknya unit pengelola tidak menggugurkan kewajiban untuk melaporkan LHKPN secara mandiri.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, pasal 4e menyebutkan PNS wajib melaporkan harta kekayaan kepada pejabat berwenang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Untuk sanksinya, diatur dalam pasal 8.

“Dari hukuman displin ringan, sedang, dan berat. Dari teguran lisan, teguran tertulis, pemotongan tunjangan kinerja, penurunan jabatan, pembebasan dari jabatan, hingga perberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri,” ujarnya.

Terkait dugaan gratifikasi yang ditulis di akun media sosial oleh istri Farid Irfan, Dwi Okta Jelita atau Jelitajee, KPK akan melihat terlebih dahulu apakah ditemukan alat buktinya atau tidak.

KPK akan melihat kewajarannya dari laporan harta kekayaan dan sumber kekayaan BP Bintan dari laporan LHKPN-nya.

“KPK mengimbau masyarakat agar memberikan aduan apapun termasuk dugaan gratifikasi ke jalur yang resmi. Karena kita belum ada mekanisme penegakkan hukum meng-capture (menangkap) postingan sosial media sebagai bukti,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, istri Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik yakni Dwi Okta Jelita atau Jelitajee, sedang menjadi sorotan publik. Tangkapan layar postingan Jelitajee itu ramai menjadi perbincangan pengguna media sosial X. 

Dalam postingan tersebut, istri dari Kepala BP Bintan itu mengatakan bahwa banyak pengusaha yang memiliki jet pribadi hingga disewakan. Apalagi untuk anak presiden dan menantunya, pasti banyak pengusaha yang menyodorkan hal tersebut.

Selain postingan itu, istri kepala BP Bintan itu juga kerap pamer barang mewah di akun Instagramnya. Salah satunya dalam foto Instagramnya Jelita terlihat menenteng tas merek GG Marmont Super Mini Leather Red GHW rilisan Gucci, yang menurut situs web Hunt Street dibanderol Rp12,5 juta.

Selain tas mahal, jelita juga memamerkan sandal Opyum 110 YSL Heeled Sandals yang diketahui harganya mencapai Rp23 jutaan. Jelita juga memposting tas Louis Vuitton seri Petite Sac Plat Monogram Empre Noir dibanderol hampir Rp26 juta.

Usai viral beberapa waktu lalu, akun Instagram milik kepala BP Bintan, Farid dan istrinya kita telah lenyap di media sosial Instagram. (Red/RRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *