EKONOMI KEPRI TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Provinsi Kepri telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk subsidi bunga pinjaman UMKM nol persen di tahun 2026.

Kepala DKUKM Kepri, Riky Rionaldi, mengatakan program tersebut berkolaborasi dengan berbagai perbankan berbeda di masing-masing kabupaten/kota se-provinsi tersebut.

“Misalnya, di Kabupaten Natuna ada Bank Riau Kepri Syariah (BRKS), kemudian di Kabupaten Bintan ada BTN,” kata Riky, Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan teknis penyaluran pinjaman UMKM tanpa bunga itu menyesuaikan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di masing-masing perbankan.

Menurutnya perbankan bertugas menyalurkan pinjaman modal kepada pelaku UMKM, sementara Pemprov Kepri menanggung subsidi bunganya melalui APBD.

“Pagu pinjamannya mulai dari Rp20 juta sampai Rp40 juta per pelaku usaha yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB),” ungkapnya.

Riky mengajak para pelaku usaha memanfaatkan program ini sebagai wujud komitmen Pemprov Kepri bersama perbankan memberikan kemudahan akses permodalan usaha tanpa bunga.

Program peningkatan ekonomi daerah tersebut sudah berlangsung sejak 2021, dengan menyasar sekitar 1.400 pelaku UMKM dan penyaluran pinjaman mencapai Rp30 miliar.

“Bagi masyarakat yang ingin mengetahui syarat dan alur pinjaman, bisa bertanya langsung ke pihak bank bersangkutan atau di kantor Dinas UKM kabupaten/kota setempat,” pungkas Riky. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *