Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Perhubungan Provinsi Kepri membangun dua dermaga apung High Density Polyethylene (HDPE) pada tahun 2025.
Kedua dermaga apung tersebut tersebar di kabupaten, yaitu di Pelabuhan Palmatak, Kabupaten Anambas, lalu di Pelabuhan Jagoh, Kabupaten Lingga.
“Pembangunan dermaga apung HDPE tersebut dibiayai melalui APBD Pemprov Kepri tahun anggaran 2025. Masing-masing proyek dermaga apung itu menelan biaya sekitar Rp3 miliar,” Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Junaidi, Kamis (23/1/2025).
Menurutnya proses pembangunan kedua dermaga apung itu sudah masuk tahap lelang dan akan dikerjakan secepatnya.
Keberadaan dermaga apung sangat penting bagi masyarakat di kepulauan Anambas maupun Lingga, karena sebagai sarana akses transportasi laut pulau ke pulau.
“Peremajaan pelabuhan rakyat dengan dermaga apung HDPE ini merupakan salah satu program prioritas Pemprov Kepri dengan harapan akses masyarakat dari pulau ke pulau semakin mudah,” ujar Junaidi.
Dengan dermaga apung yang baru, kata dia, tentu lebih aman dan nyaman bagi masyarakat setempat, sehingga akses orang, kapal, dan barang juga bisa lebih mudah dan cepat.
Tidak hanya di Durai saja, sambungnya, Pemprov Kepri juga telah membangun sejumlah ponton HDPE di sejumlah daerah lainnya di tujuh kabupaten/kota setempat. Seperti dermaga HDPE Pantai Indah Kijang Bintan, dermaga Pulau Penyengat Tanjungpinang, dermaga Sedanau di Natuna, dermaga Tambelan, dermaga Tanjung Uban dan dermaga Tarempa.
Menurut dia, Kepri yang merupakan wilayah dengan 96 persen lautan sangat membutuhkan akses laut yang bagus, baik pelabuhan maupun kapal-kapalnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

