Anggota Komite I DPD RI dari Provinsi Banten, Ade Yuliasih. Foto: BPP.
DPD RI POLITIK

VNews.click, Jakarta – Anggota DPD RI Ade Yuliasih, menyoroti persoalan overkapasitas Lapas atau lembaga pemasyarakatan dan keterbatasan petugas pengamanan.

Hal ini disampaikan Ade Yuliasih dalam RDPU Komite I DPD RI membahas pengawasan pelaksanaan UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2206).

Berdasarkan hasil reses di Banten, Ade menemukan ketimpangan signifikan antara kapasitas dan jumlah penghuni Lapas. “Lapas yang seharusnya dihuni 400 orang, kenyataannya bisa diisi sekitar 700 orang, sementara petugas pengamanannya hanya sekitar 10 orang. Ini tentu menjadi persoalan yang sangat serius,” kata Ade Yuliasih.

Namun, Senator Indonesia asal Provinsi Bantem itu mengapresiasi berbagai program pembinaan di dalam Lapas, seperti pelatihan keterampilan dan kegiatan keagamaan.

Menurutnya, tantangan terbesar justru muncul setelah narapidana bebas. “Banyak mantan warga binaan yang sudah berubah menjadi lebih baik, tetapi ketika kembali ke masyarakat tidak diterima dan tidak memiliki pekerjaan. Ini berpotensi menimbulkan kejahatan kembali,” jelasnya.

Ade menekankan perlunya regulasi yang lebih tegas terkait pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pembinaan setelah bebas.

Ia juga mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam menciptakan program pemberdayaan bagi eks narapidana. “Kita harus mengatur dengan jelas kewenangan pemerintah pusat dan daerah agar tidak saling menunggu, sehingga permasalahan ini dapat segera ditangani,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Mahfud MD mengapresiasi usulan tersebut dan menekankan pentingnya regulasi yang jelas serta pemberdayaan ex-narapidana.

“Warga binaan pemasyarakatan banyak, pengawasnya sedikit. Menurut saya juga perlu peraturan dan pembagian kewenangan antara pusat dan daerah. Terlebih upaya memberdayakan mantan napi yang sering tidak diterima di masyarakat dan masih diisolasi. Pembentukan yayasan merupakan langkah yang sangat baik dan bermanfaat bagi negara,” ujarnya.[VNews.click]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *