KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (VNEWS.click) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjejep Yudiana membenarkan seorang pasien suspect virus corona yang dirujuk dari RSUD Kota Tanjungpinang ke RSUD Raja Ahmad Tabib, Selasa (03/03) kemarin.

Kehadiran pasien suspect corona ini diketahui, melalui video amatir yang sempat beredar dimedia sosial. Dari informasi tersebutlah, kemudian pihak Dinkes dan RSUD Raja Ahmad Tabib menggelar jumpa pers untuk memberikan informasi yang lengkap.

Dalam video amatir tersebut, terlihat tim medis yang mengevakuasi pasien tersebut menggunakan pakaian khusus pengaman tubuh. Kemudian pasien langsung dibawa ke RSUD RAT menggunakan ambulan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjejep Yudiana menyebutkan, tim medis yang melakukan evakuasi tersebut sudah sesuai standar operasional dari organisasi kesehatan dunia atau WHO, untuk melakukan evakuasi pasien suspect virus corona.

Sesampai di RSUD Raja Ahmad Tabib, pasien di isolasi keruang khusus dan diawasi petugas medis yang telah disiapkan.

Pasien Suspect Virus Corona, Pernah Berobat ke Singapura. Tjetjep Yudiana menjelaskan pasien suspect virus corona yang merupakan warga Tanjungpinang, pernah berobat ke dua rumah sakit yang ada di Singapura. Namun pasien tersebut hanya berobat untuk memeriksa penyakit jantung dan syaraf pada 24 Februari 2020 lalu.

Setelah pulang dari Singapura ke Tanjungpinang, pada 25 Februari 2020, pasien sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tanjungpinang, karena pengamatan keluarga kondisi kesehatannya memburuk.

Setelah dirawat, tim medis rumah sakit memutuskan untuk di rujuk ke RSUD Raja Ahmad Tabib karena melihat ada gejala – gejala mengarah ke virus corona. Pasalnya kondisi pasien mengalami demam tinggi, batuk dan sakit tenggorokan.(Apd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *