Bintan (Vnews.click) – Satgas Pangan Kabupaten Bintan, Kepri, melakukan monitoring harga dan ketersedian bahan pokok di pasar Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.
Dari hasil pengawasan dan monitoring bahan pokok khususnya komoditi ayam potong pasca Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satgas Pangan menemukan untuk harga ayam potong di Pasar Barek Motor sebelum dan pasca Nataru terpantau normal sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) Bapanas, yaitu sebesar Rp40.000.
“Untuk harga ayam potong masih terpantau normal di pasaran,” jelas Kabid Perdagangan DKUPP Bintan, Setia Kurniawan, Sabtu (4/1/2025).
Menurutnya untuk data yang didapat dari peternak serta perusahaan, saat ini masih ada sebanyak 480.357 kilogram ayam potong di Bintan.
Jumlah ini masih sangat mencukupi untuk dua bulan kedepan, karena asumsumsi kebutuhan per kapita per bulan untuk penduduk Bintan dan Tanjungpinang sekitar 258.172 kilogram perbulannya.
Adapun data untuk ayam potong, ayam ukuran di atas 1,7 kilogram ada sebanyak 66.414 ekor, ayam ukuran 1,5 kilogram sampai dengan 1,7 kilogram ada sebanyak 101.856 ekor, ayam ukuran 1,2 kilogram ada sebanyak 178.892 ekor.
Sementara untuk komoditi lainnya masih terpantau normal, kecuali cabai rawit dan cabai merah yang mengalami kenaikan cukup tinggi. Harga cabai terpantau Nataru rata-rata Rp50.000 per kilogram, namun setelah Nataru naik menjadi Rp75.000 per kilogram.
“Naiknya harga cabai disebabkan oleh masih liburnya para pemasok cabai yang merayakan Nataru. Harapannya agar para pemasok itu segera kembali beraktivitas sehingga harga cabai dapat kembali normal,” tutupnya. (Mis)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

