Tanjungpinang (Vnews.click) – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Guntur Sakti, menyampaikan angkutan moda transportasi bus wisata Damri untuk konektivitas darat di Pulau Bintan (Tanjungpinang dan Bintan) idealnya sebanyak empat unit.
“Saat ini sudah ada dua unit bus Damri yang beroperasi di Pulau Bintan. Kita butuh dua unit lagi untuk menyambung konektivitas pariwisata Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan,” kata Guntur, Rabu (30/4/2025).
Guntur juga mengapresiasi bantuan dua unit bus angkutan antarmoda Kawasan Starategis Pariwisata Nasional (KSPN) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan Damri.
Kedua unit bus tersebut resmi beroperasi setelah diluncurkan perwakilan Kemenhub dan Pemprov Kepri di Gedung Daerah Kepri, Tanjungpinang, Selasa (29/4).
Keberadaan bus ini menandakan pemerintah pusat hadir guna mempermudah akses dan mobilitas pengunjung wisata di daerah khususnya Pulau Bintan, karena selama ini moda transportasi darat di wilayah ini masih belum maksimal.
“Kalau ini berhasil, kami akan mengajukan tambahan dua unit bus lagi ke Kemenhub, yakni untuk trayek Tanjung Uban – Lagoi, dan Tanjung Uban – Bintan,” ujarnya.
Lanjut Guntur mengutarakan pihaknya juga mendorong pengoperasian dua bus tersebut bekerja sama dengan Pelindo Tanjungpinang, terutama untuk titik jemput dan layanan penjualan tiket penumpang.
Menurutnya ke depan pengelola dan pemerintah daerah siap berkoordinasi dengan Pelindo untuk membuka konter penjualan tiket di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, sehingga pengunjung atau wisatawan yang datang bisa langsung membeli tiket bus, sekaligus dijemput di pintu kedatangan pelabuhan tersebut.
“Kalau sekarang, loket tiket bus rencananya di kawasan Tugu Sirih, tapi sambil berjalan akan dievaluasi lagi agar entry point dan akses point di pelabuhan SBP,” ungkap Guntur.
Dia menambahkan bahwa bantuan bus dari Kemenhub ini dapat mempermudah akses wisatawan domestik, mancanegara, maupun masyarakat lokal yang hendak bepergian ke tempat-tempat wisata, dengan tarif penumpang lebih murah dan terjamin karena kendaraan masih baru.
“Kita harus manfaatkan ini dengan baik guna menunjang kemajuan pariwisata Kepri, terlebih Pulau Bintan,” katanya pua.
Pengoperasian kedua unit bus tersebut dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri bekerja sama dengan Damri.
Kepala BPTD Kelas II Kepri Dini Kusumahati menyampaikan bus itu beroperasi setiap hari melayani penumpang rute Tugu Sirih-Lagoi, dan melewati objek wisata Patung Seribu-Trikora atau rute sepanjang 116 kilometer.
Tiap-tiap penumpang dikenakan tarif bus sebesar Rp44 ribu per sekali jalan. Loket tiket akan dibuka di kawasan Tugu Sirih, Tepi Laut, Tanjungpinang.
“Kapasitas penumpang 14 kursi per unit bus, jadi totalnya 28 penumpang,” ujar Dini. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

