BINTAN (VNEWS.click) – Direktur Utama PT Bintan Alumina Indonesia Santoni ditemui Jumat (10/01) siang membenarkan bahwa PT BAI saat ini tengah mempekerjakan tenaga ahli dari china.
“Mereka dipekerjakan untuk menyelesaikan proyek Alumina di PT BAI Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kabupaten Bintan,” katanya.
Menurut Santoni, para pekerja profesional itu didatangkan karena sangat sulit mencari tenaga ahli dari Indonesia dibidang Alumina.
“Para pekerja asing yang didatangkan merupakan pekerja ahli dibidang tertentu, terutama menyiapkan dibagian teknis untuk proyek pabrik alumina,” ujarnya.
Selain itu, Lanjut Santoni, apabila pekerjaan ahli ini selesai, maka mereka akan kembali ke negaranya masing – masing. Namun, persentase antara pekerja asing dengan pekerja lokal lebih banyak pekerja lokal dengan jumlah 1.500 orang yang bekerja di PT BAI ketimbang dari pekerja ahli.
Sesuai data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, ada puluhan orang pekerja ahli asing yang bekerja di PT Bintan Alumina Indonesia.
Para pekerja asing itu dikontrak perusahaan sesuai dengan keahlian dibidang tertentu dengan gaji puluhan juta rupiah. Para pekerja asing yang bekerja di PT BAI merupakan pekerja resmi yang memiliki izin kitas, pasport dan memiliki imta yang dikeluarkan kementerian ketenagakerjaan.(Apd)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

