Advetorial EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click), (Advetorial) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad meminta Pemko Batam mengevaluasi kebijakan yang mempengaruhi angka inflasi di awal tahun 2024.

“Akan kita surati beberapa kepala daerah untuk mengevaluasi kembali kebijakan daerahnya,” kata Gubernur Ansar Ahmad, Jumat (1/3/2024).

Ansar mencontohkan kebijakan kenaikan tarif parkir di Batam, kemudian kenaikan harga gas elpiji 3 kilogram. Kenaikan harga kedua item ini ternyata ikut memicu terjadinya inflasi di Kepri.

“Bukan tidak boleh menaikkan harga, namun kondisi dan situasinya belum tepat,” ujar Ansar.

Selain itu, Ansar juga akan membahas terkait tarif rumah sakit di Batam, Karimun dan Tanjungpinang agar jangan sampai memberatkan masyarakat yang mau berobat.

Sementara itu, Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus memaparkan perkembangan inflasi di Kepri pada Februari 2024 mengalami deflasi sebesar 0,22 persen (month to month) terhadap Januari 2023.

Kemudian, mengalami inflasi sebesar 2,65 persen (year on year) terhadap Februari 2024.

“Komoditas dengan andil inflasi terbesar secara year on year, yaitu beras dengan andil inflasi 0,41 persen, angkutan udara 0,34 persen, tarif parkir 0,18 persen, daging ayam ras 0,16 persen, dan emas perhiasan 0,13 persen” papar Darwis. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *