KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Pengusaha asal Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Hengky Suryawan, mengaku pesimisme pembangunan jembatan Batam Bintan dapat terwujud.

Menurutnya dengan nilai investasi proyek jembatan Batam Bintan yang mencapai sekitar Rp7 triliun hingga Rp8 triliun, tentu membuat pemerintah pusat hingga investor berpikir panjang untuk membangun jembatan tersebut.

“Kenapa saya berkata begitu, karena mobilitas kendaran dan orang di Kepri tidak begitu banyak seperti Pulau Jawa. Sehingga akan butuh waktu lama untuk balik modal, khususnya bagi investor,” kata Hengky beberapa waktu lalu.

Kendati begitu, ia tetap mendukung pembangunan jembatan Batam Bintan karena jika proyek ini terbangun, diyakini mampu mendongkrak perekonomian di daerah tersebut.

“Kalau jembatan ini terbangun, saya yakin akan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di Pulau Batam dan Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan),” ujarnya.

Hengky menyebut dengan dibangunnya jembatan penghubung Pulau Batam dan Pulau Bintan itu, otomatis arus transportasi darat sebagai salah satu penunjang angkutan barang maupun mobilitas orang akan lebih mudah, cepat dan lancar.

Ia mencontohkan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam, bakal makin gampang berwisata menuju kawasan wisata Lagoi di Kabupaten Bintan, hingga melanjutkan perjalanan ke Kota Tanjungpinang melalui jalur darat.

Selama ini, kata dia, untuk perjalanan dari Batam ke Tanjungpinang menggunakan transportasi laut atau kapal cepat, dengan jarak tempuh lebih kurang satu jam.

Sementara, jika menggunakan kapal roro dari Batam ke Tanjung Uban di Bintan, memerlukan waktu sekitar dua sampai tiga jam.

“Transportasi menjadi salah satu roda penggerak ekonomi. Kalau lancar, ekonomi pasti meningkat,” ujar Hengky.

Pengusaha galangan kapal di Batam itu pun menyatakan dukungannya kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad agar terus memperjuangkan pembangunan jembatan Batam Bintan ke pemerintah pusat.

Apalagi, menurut dia, mega proyek tersebut merupakan salah satu janji politik Presiden Joko Widodo saat kampanye pencalonan Presiden RI di Batam pada tahun 2019.

“Saya mengapresiasi Pak Gubernur Ansar Ahmad, karena getol menjolok pembangunan jembatan ini ke pusat. Semoga lekas terwujud,” pungkas pengusaha galangan kapal tersebut. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *