KEPOLISIAN KEPRI KRIMINAL TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (Vnews.click) – Polsek Tanjungpinang Timur, Polresta Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau (Kepri) memastikan informasi warga mengaku jadi korban begal yang sempat viral di media sosial ternyata hoaks.

“Kami pastikan tidak pernah terjadi aksi begal atau pencurian dengan kekerasan, sebagaimana yang viral di media sosial belakangan ini,” kata Kapolsek Tanjungpinang Timur, Akp Adam Yulizar Sasono dalam konferensi pers di kantornya, Senin (9/1/2023).

Kapolsek menjelaskan kronologis kejadian berawal ketika pelapor atau korban bernama Rio Anwar mengaku dibegal dalam perjalanan pulang ke rumah dari swalayan di Jalan Ganet, Kecamatan Tanjungpinang Timur, selepas salat maghrib, Rabu (4/1/2023).

Kepada polisi, korban bercerita saat itu ia dihampiri oleh dua orang menggunakan sepeda motor merek Yamaha King tanpa plat nomor polisi.

Kedua orang tersebut, menurut pengakuan korban, tiba-tiba mengayunkan sebilah parang ke arah tas yang ia bawa hingga putus dan dibawa lari pelaku.

“Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian senilai Rp7,2 juta. Uang itu disimpan di dalam tas yang dibawa lari kedua pelaku,” ungkap Kapolsek Tanjungpinang Timur.

Kapolsek melanjutkan setelah kejadian itu, pihaknya langsung melakukan rekontruksi ke tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa pelapor termasuk orangtuanya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, orang tua pelapor mengatakan bahwa pelapor Rio Anwar dalam kehidupan sehari-hari sering mengalami halusinasi.

Selain itu, setelah dicek ternyata pelapor juga tidak ada pergi ke swalayan sesuai dengan kronologis pelapor pada saat membuat laporan pengaduan terkait terjadinya begal di Jalan Ganet ke Polsek Tanjungpinang Timur.

“Pelapor juga mengakui bahwa apa yang telah dilaporkan tersebut tidak benar atau hoaks,” ujar Kapolsek. (Mis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *