BINTAN (VNEWS.click) – Beberapa kawasan wisata pantai di Kabupaten Bintan kembali terkena dampak limbah minyak hitam.Diduga limbah minyak hitam ini berasal dari perairan internasional antara Singapura dan Kabupaten Bintan.
Sesuai data dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan, ada beberapa resort terkena dampak limbah minyak hitam yang mencemari kawasan pantai pada Desember 2019 ini. Mulai dari Pantai Pulau Cempedak, Nirwana Garden, Bintan Lagoon, Ria Bintan, Banyan Tree, Angsana, Casia, Club Med, dan Mutiara Beach Resort.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan, Asri yang ditemui dikantornya menyatakan, limbah minyak hitam yang mencemari pantai Bintan setiap tahun terjadi dimusim angin utara pada akhir tahun.
“Limbah minyak hitam tersebut kiriman dari kapal tanker yang membuang limbah minyak hitam diperairan internasional antara Singapura dan Kabupaten Bintan,”katanya.
Minyak hitam yang dibuang ditengah laut, terang Asri, terbawa arus pada musim angin utara, sehingga hanyut mencemari pantai Bintan.
Untuk penanganan limbah minyak hitam, pihak Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Bintan menyediakan 50 drum untuk tempat penampungan limbah minyak hitam yang ditempati disetiap resort.
“Kita berharap ada penanganan serius dari pemerintah pusat terkait kasus ini. Karena dikawatirkan dengan adanya masalah limbah minyak hitam yang mencemari pantai di setiap resort bisa berdampak pada kunjungan wisatawan,” tutup Asri.(Apd)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

