BATAM BINTAN KARIMUN KEPRI LINGGA PEMERINTAHAN PENDIDIKAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang dikeluarkan oleh pihak sekolah pasca orang tua siswa bersangkutan memprotes dugaan pemotongan uang hadiah anaknya tersebut.

Orang tua murid, Indra Imran, mangatakan kronologis kejadian berawal ketika anaknya itu meraih juara I dalam Festival Tunas Bahasa Ibu mewakili Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang, namun pihak sekolah kemudian melakukan kebijakan pemotongan hadiah yang diperoleh si anak sebesar 50 persen tanpa alasan jelas.

Indra mengaku sebelumnya, anaknya juga pernah meraih prestasi serupa tanpa ada pemotongan hadiah dari kepala sekolah terdahulu.

“Saya protes setelah dapat tahu hadiah itu dipotong oleh sekolah. Akibat protes itu, sekolah langsung membuat surat permohonan pindah terhadap anak saya, tapi surat itu dibuat atas nama istri saya,” kata Indra, Rabu (11/12/2024).

Surat keterangan pindah tersebut juga sudah ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN 005.

Meskipun surat keterangan pindah mengatasnamakan istrinya, Indra menegaskan Ia tidak menandatangani surat tersebut.

Indra berharap Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang menindaklanjuti permasalahan ini agar kejadian serupa tidak terulang.

“Karena surat ini, anak kami jadi menumpang sekolah. Kami harus pindah karena kami tidak mau anak kami tidak dianggap di sekolah,” tuturnya.

Secara terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan SD Disdik Tanjungpinang, Achmad Suprapto, menyatakan bahwa pihaknya sudah memanggil Kepala Sekolah SDN 005 Tanjungpinang Kota untuk klarifikasi.

Menurut keterangan Kepala Sekolah, surat pindah tersebut dibuat atas permintaan orang tua siswa.

“Saya baru saja bertemu dengan kepala sekolah. Informasinya, pemindahan itu berdasarkan permintaan orang tua. Saya diperlihatkan bukti berupa pesan WhatsApp,” ujar Achmad.

Achmad menambahkan bahwa Disdik belum mengonfirmasi ke orang tua siswa karena tidak ada laporan resmi yang masuk terkait masalah ini.

“Saya belum bertemu dengan orang tua siswa. Tidak ada laporan dari orang tua ke Disdik,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *