KEPRI KESEHATAN PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menyampaikan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) akan bekerja sama dengan dapur sehat atasi stunting (DASHAT) untuk menyalurkan makan bergizi gratis (MBG) khusus di pulau-pulau.

Ia menjelaskan DASHAT merupakan sebuah program pemberdayaan masyarakat dari Kemendukbangga/BKKBN yang bertujuan menurunkan angka stunting.

“Program ini khusus untuk MBG di pulau-pulau, karena SPPG kesulitan menjangkau pulau dipicu kendala jarak dan transportasi yang terbatas, sehingga khawatir menghambat pendistribusian MBG,” kata Wihaji usai menyerahkan MBG kepada ibu hamil dan balita di kawasan Hutan Lindung, Kota Tanjungpinang, Kamis (23/10/2025).

Selain itu, kata dia, Kemendukbangga/BKKBN juga sudah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menerapkan SPPG khusus di pulau-pulau yang melayani penerima manfaat MBG kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui dan balita (non-PAUD).

Apalagi, menurut Wihaji, Provinsi Kepri 96 persen wilayahnya adalah lautan. Kondisi ini memerlukan penanganan khusus guna memastikan seluruh penerima manfaat MBG, terutama yang menyasar 3B di pulau-pulau menikmati program yang digagas Prabowo-Gibran tersebut.

Wihaji melanjutkan salah satu tugas Kemendukbangga/BKKBN ialah mengawal sekaligus memprioritaskan MBG untuk 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) yang bertujuan mencegah stunting.

“Seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan balita wajib mendapatkan MBG, dengan catatan sudah ada SPPG di lokasi tempat tinggal mereka,” ungkapnya.

Sementara, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan saat ini total sudah ada 89 SPPG yang beroperasi di Kepri dengan mayoritas di kawasan perkotaan.

Pihaknya bersama BGN terus menggesa pembangunan SPPG untuk wilayah pulau, karena terdapat 344 pulau berpenghuni se-Kepri yang harus dibangun SPPG.

“Kita diskusikan bersama BGN termasuk Kemendukbangga, bagaimana terkait pola penanganan SPPG di pulau-pulau. Harapannya ini dapat segera dituntaskan,” ucap Ansar. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *