DPR RI POLITIK

VNews.click, Jakarta – Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan setiap anggota DPR RI hendaknya bisa mengoptimalkan masa reses untuk menjemput aspirasi masyarakat di masing-masing daerah pemilihannya.

Alasannya, di luar masa reses, akan sulit bagi anggota DPR untuk bisa menerima aspirasi dari konstituennya atau masyarakat secara langsung mengingat sangat sulitnya prosedur masuk Gedung DPR.

“Untuk masuk ke Gedung DPR ini sangat sulit dan menurut saya tidak mungkinlah bisa dipenuhi oleh masyarakat, meski niatnya untuk menyampaikan aspirasi,” kata Ujang Komarudin.

Hal tersebut diungkap Ujang saat jadi pembicara dalam Dialektika Demokrasi bertajuk “Reses, Jembatan Aspirasi Rakyat: Fondasi Kebijakan Berkeadilan” di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Mengingat sangat sulitnya untuk masuk Gedung DPR, maka Ujang Komarudin yang juga Staf Ahli Ketua DPR RI tahun 2016 itu mengingatkan semua anggota DPR bisa mengoptimalkan masa resesnya untuk menemui masyarakat.

“Masa reses itu momen terbaik bagi anggota DPR untuk menjemput aspirasi dan mendengar suara konstituen. Reses menjadi sangat penting agar DPR bisa tetap berfungsi sebagai wakil rakyat. Kalau menunggu masyarakat datang ke sini, sulit itu,” kata Ujang Komarudin.

Selain bicara soal reses dan sulitnya masuk Gedung DPR, Ujang juga menyinggung perihal kemanfaatan dari reses bagi masyarakat.

“Apa manfaatnya reses untuk publik. Jawabannya sangat tergantung dari masing-masing anggota dalam belanja masalah dan merealisasikannya,” kata Ujang.[Fas]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *