Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri menggelar perlombaan gasing khas Melayu di depan cagar budaya Gedung Tabib, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Jumat (12/9/2025).
Kepala Dispar Kepri, Hasan, mengatakan ajang ini menjadi langkah awal untuk penyelenggaraan lomba gasing yang lebih besar di tahun-tahun berikutnnya, dengan skala internasional.
Dengen letak geografis Kepri sebagai daerah peebatasan, Hasan optimistis tahun depan bisa menggaet peserta lomba gasing dari negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura hingga Brunei Darussalam.
“Tahun ini saja, kami cukup terkejut karena ada peserta lomba gasing dari luar Kepri bahkan Singapura, sehingga ini jadi modal untuk kami melangkah ke event yang lebih besar pula,” ungkap Hasan.
Hasan menambahkan lomba gasing ini merupakan rangkaian agenda wisata Penyengat Heritage Fest 2025 yang digelar 12-14 September 2025.
Perlombaan gasing diikuti 20 tim yang terdiri dari 60 peserta, atau masing-masing tim tiga orang. Para peserta lomba mengenakan pakaian stel kurung serta tanjak (topi) khas Melayu. Lomba dibagi menjadi dua kategori, yaitu gasing rembang dan gasing jantung.
“Kami mengangkat permainan tradisional gasing ini sebagai daya tarik wisatawan mancanegara ke Kepri, khususnya Pulau Penyengat,” ucap Hasan.
Sementara itu, Ketua Tim Pemasaran Pariwisata Nusantara Wilayah Sumatera dan Kalimantan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Rina Irawati, menyatakan perlombaan permainan tradisional gasing di Pulau Penyengat menjadi daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri.
Ia juga mengapresiasi perlombaan gasing yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) itu diikuti para peserta dari dalam dan luar negeri, mulai dari Kepri, Jambi, Riau, hingga negara tetangga Singapura.
Kegiatan ini juga sebagai upaya lebih mempromosikan lagi budaya Melayu sekaligus Pulau Penyengat di tingkat domestik maupun internasional.
“Kegiatan ini turut mendongkrak perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM di Pulau Penyengat,” kata Rina saat membuka lomba gasing di Pulau Penyengat.
Rina pun mendorong Pemprov Kepri mengusulkan agenda lomba gasing itu ke Kemenpar RI, untuk selanjutnya diakurasi masuk ke dalam Kalender Event Nusantara (KEN) 2026.
“Kalau sudah masuk KEN, maka kami siap mendukung penuh penyelenggaraan event ini ke depannya,” ujar Rina. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

