Tanjungpinang (Vnews.click), (Advetorial) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bakal membangun laboratorium kesehatan masyarakat atau labkesmas pada tahun 2025 mendatang dengan total anggaran sekitar Rp18 miliar.
Hal itu disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad usai meresmikan gedung instalasi farmasi dinas kesehatan di Pulau Dompak, Senin (15/7/2024) kemarin.
Ia mengatakan anggaran pembangunan laboratorium itu berasal dari dana APBN melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
“Sudah kita ajukan dan disetujui Kemenkes. InsyaAllah tahun depan mulai dibangun,” kata Ansar.
Ia menjelaskan pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat dipusatkan di kawasan Pemerintaan Provinsi Kepri di Pulau Dompak, Tanjungpinang.
Awalnya lokasi pembangunannya direncanakan berdekatan dengan kantor Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Provinsi Kepri, namun belakangan diusulkan dibangun bersebelahan dengan gedung instalasi farmasi milik dinas kesehatan di Pulau Dompak.
“Kebetulan di sebelah instalasi farmasi itu masih ada lahan kosong dua hektare, makanya akan dibangun di situ sehingga jadi satu-kesatuan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Ansar.
Ansar menambahkan laboratorium kesehatan masyatakat itu akan dikelola oleh unit pelayanan teknis dinas (UPTD) di bawah dinas kesehatan setempat.
Keberadaan laboratorium itu bermanfaat dalam hal meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, seperti skrining kesehatan guna mendeteksi kondisi masyarakat yang memiliki masalah kesehatan, sehingga bisa dilakukan penanganan dan antisipasi sejak dini.
Selain itu, juga dapat digunakan untuk pemeriksaan kesehatan makanan dan lingkungan, misalnya kualitas air bersih, limbah, tanah hingga udara. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

