Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, mengatakan kegiatan ini bertujuan memohon petunjuk kepada Allah SWT agar semua penyelenggara Pemilu diberikan kesehatan dalam melaksanakan tugas Pemilu yang tinggal menghitung hari.
“Dalam rangka meneguhkan dan memantapkan hati, kami mengadakan do’a bersama sebagai salah satu upaya spiritual untuk bersama-sama mensukseskan Pemilu di Kepri,” kata Indrawan di depan PPS, PPK, dan KPPS dalam acara doa bersama secara daring, Selasa (6/2/2024).
Dalam kesempatan ini, Indrawan juga mengajak seluruh jajaran penyelenggara Pemilu dapat menjaga dan mengawal suksesnya pesta demokrasi dengan meningkatkan kompetensi dan kapasitas, mulai dari PPK, PPS hingga ujung penyelenggara terdepan, yaitu ketua dan anggota KPPS.
Ia turut mengimbau seluruh penyelenggara Pemilu mengikuti semua petunjuk teknis dan arahan sesuai peraturan KPU RI, sehingga hasil pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada hari “H” dapat direkap oleh PPK dan dibantu PPS, kemudian secara berjenjang akan direkap di tingkat KPU kabupaten/kota, provinsi dan nasional.
Kemudian, mengingatkan KPPS supaya memahami betul penggunaan aplikasi sirekap sebagai alat bantu penghitungan suara di TPS. Demikian pula dengan PPK dan PPS, sangat menentukan kelancaran rekapitulasi suara penghitungan.
“Juga dibutuhkan kesabaran dalam rangka mentautkan hampir 800 ribu TPS se-Indonesia atau kurang lebih 1, 6 juta akun sirekap di tingkat TPS,” ujarnya.
Selain itu, Indrawan meminta penyelenggara Pemilu, khususnya KPPS agar intens berkoordinasi dengan PPS, PPK maupun KPU kabupaten/kota apabila terdapat hal-hal kurang kelas terkait teknis penyelenggaraan atau keuangan, sehingga informasi yang diperoleh lebih jelas atau tidak dari sumber lain yang berniat mengganggu penyelenggara KPU.
Ia pun mengajak jajaran KPU dan seluruh badan adhoc saling bergandeng tangan, solid, lalu menjaga integritas dan imparsialitas, karena hal itu jadi modal dalam mensukseskan penyelenggara Pemilu yang aman, damai, jujur dan adil.
“Tolong jaga kesehatan, karena tanggal 14-15 Februari 2024, jadi penentu seluruh proses tahapan Pemilu selama satu tahun terakhir,” ucap Indrawan.
Adapun rekapitulasi badan adhoc yang akan terlibat dalam Pemilu tanggal 14 Februari 2024 di Kepri adalah sebanyak 56.380 orang, yang terdiri dari 400 PPK, 1.257 PPS, 41.398 KPPS, 11.829 Linmas, dan 1.497 Sekretariat PPK dan PPS. (Redaksi)