KEPRI PARIWISATA SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – BPS Republik Indonesia mengapresiasi sektor pariwisata di Provinsi Kepri menunjukkan kinerja positif dengan dibukanya kebijakan bebas visa kunjungan bagi wisatawan mancanegara (Wisman).

Dari data BPS, kebijakan bebas visa kunjungan itu ternyata mengungkit kunjungan wisman ke Kepri, yang pada triwulan I 2024 sebanyak 373 ribu orang, meningkat jadi 484 ribu orang pada triwulan I 2025, atau naik sekitar 8,26 persen.

“Kalau berdasarkan negara, kunjungan wiaman paling banyak itu dari Malaysia, karena Kepri memiliki daya tarik wisata budaya dan religi, salah satunya Pulau Penyengat,” kata Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat malam kemarin.

Kepala BPS Amalia juga mengapresiasi pembenahan yang dilakukan Gubernur Kepri Ansar Ahmad terhadap kawasan wisata Penyengat di Kota Tanjungpinang, karena ini bisa menarik lebih banyak wisman sekaligus menghasilkan devisa bagi daerah tersebut.

Kendati begitu, lanjutnya, BPS RI memberikan sejumlah catatan terhadap pariwisata Kepri, terutama berkaitan dengan tingkat pengeluaran atau spending wisman per kunjungan.

Ia menyebutkan secara nasional, pengeluaran wisman per sekali kunjungan sekitar 1.391 dolar AS per orang.

Sementara di Kepri, pengeluaran wisman per kunjungan sekitar 610 dolar AS per orang, yang dipengaruhi masa kunjugan singkat.

Oleh karena itu, ia menekankan masa kunjungan wisman harus menjadi perhatian Pemprov Kepri bersama seluruh stakeholder terkait, dengan harapan ke depan wisman bisa stay atau tinggal lebih lama di Kepri, sehingga pengeluaran atau uang yang mereka belanjakan semakin besar.

“Pengeluaran wisman itu mayoritas untuk akomodasi dan makan minum, dan sebagian kecil belanja atau shooping hingga membeli souvernir,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *