Bintan (Vnews.click) – Kasus kebakaran hutan dan lahan, belakangan ini marak terjadi di Kabupaten Bintan.
Berdasarkan data Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran Tanjung Uban saja, kebakaran hutan dan lahan seluas 15 hektare sudah terjadi selama Januari-Februari 2024.
“Total ada sembilan kejadian kebakaran hutan dan lahan, dengan rincian dua kasus di Januari dan tujuh kasus di Februari,” kata Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Tanjung Uban, Panyodi, Sabtu (24/2/2024).
Panyodi menyebut kebakaran tersebut rata-rata menyasar lahan kosong atau semak belukar, namun belum diketahui pasti penyebabnya. Ada dugaan unsur kesengajaan membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar di tengah musim cuaca panas.
Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar di tengah cuaca panas disertai angin kencang saat ini, karena api mudah merembet hingga dikhawatirkan mengancam pemukiman penduduk di sekitarnya.
“Kebakaran juga bisa memicu kabut asap tebal,” ujarnya.
Panyodi pun meminta warga segera melapor apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan kepada UPTD pemadam kebakaran terdekat.
Pihaknya siaga siang dan malam untuk mengantisipasi kebakaran bersama semua stakeholder terkait, mulai dari BPBD, TNI, Polri, unsur pemerintah tingkat kecamatan/kelurahan dan masyarakat setempat. (Redaksi)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

