Vnews.click, Tanjungpinang – Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, menegaskan tidak akan mentolerir tindak pidana kejahatan jalanan sekecil apapun yang berisiko mengganggu keamanan maupun stabilitas investasi di provinsi tersebut.
“Kejahatan kecil berpotensi berkembang jadi lebih besar kalau dibiarkan, makanya kami tindak tegas sekecil apapun tindakan kejahatan, termasuk kejahatan jalanan,” kata Kapolda Kepri usai rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanjungpinang, Senin (3/8/2026).
Irjen Asep mencontohkan baru-baru ini Polda Kepri telah menangkap para pelaku kejahatan rayap besi atau pelaku pencurian fasilitas umum di Kota Batam, seperti besi hingga penutup saluran air.
Bahkan pencuri besi sepanjang satu meter pun disikat aparat kepolisian, karena khawatir menganggu iklim investasi di Batam, apabila dibiarkan tanpa upaya penindakan hukum.
Menurut Kapolda, Kepri merupakan provinsi strategis yang berbatasan dengan banyak negara sekaligus menjadi primadona bagi para investor asing, terutama Batam.
Hal itu dibuktikan pula dengan tingkat pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan I/2026 tertinggi di Sumatera dan peringkat kelima nasional sebesar 7,04 persen.
“Maka itu, Kepri harus dijaga dari ancaman tindakan kejahatan sekecil apapun agar investor tidak lari ke daerah lain,” ujarnya.
Irjen Asep turut memaparkan tingkat gangguan kamtibmas di Kepri semester I 2026 meningkat 13,89 persen dibanding semester II 2025, yaitu dari 2.295 kasus menjadi 3.411 kasus.
Kapolda menyebut peningkatan kasus kejahatan didominasi kejahatan konvensional, seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan hingga pencurian dengan pemberatan.
“Walaupun meningkat, secara umum kondisi kamtibmas tetap aman dan terkendali berkat sinergi Polri dengan seluruh stakeholder terkait,” ungkapnya.
Kapolda turut mengajak semua pihak bersama-sama menjaga kondisi kamtibmas, karena Kepri memiliki potensi strategis yang tidak dimiliki daerah lainnya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

