Tanjungpinang (Vnews.click) – Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada Kepri 2024 diprediksi berkurang sekitar 44 persen dibanding Pemilu 2024.
“Terdapat 5.914 TPS pada Pemilu 2024. Sementara di Pilkada 2024, direncanakan sekitar 3.304 TPS,” kata Anggota KPU Kepri, Priyo Handoko, Jumat (14/6/2024).
Kendati demikian, kata dia, jumlah TPS untuk Pilkada Kepri 2024 belum final karena masih menunggu hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih hingga penetapan daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU.
Setelah itu, sambungnya, KPU baru bisa memastikan jumlah total TPS di Pilkada 2024.
Dari gambaran sementara, jumlah TPS Pilkada 2024 tidak akan jauh berbeda dengan yang direncanakan, yakni sebanyak 3.304 TPS.
“Angkanya bisa saja berubah, yang pasti terjadi pengurangan TPS dari Pemilu ke Pilkada 2024,” ungkapnya.
Lanjut Priyo menyatakan pengurangan jumlah TPS Pilkada 2024 disebabkan terjadi perubahan jumlah pemilih per TPS dibatasi maksimal 600 orang, sedangkan di Pemilu 2024 maksimal 300 orang per TPS. Perubahan itu sesuai Peraturan KPU RI.
Selain itu, pengurangan TPS di Pilkada 2024 bakal berdampak pada efisiensi anggaran KPU. Hal ini mengingat operasional TPS berpengaruh pada banyak hal, seperti honor petugas KPPS, linmas, pendirian TPS, logistik, serta bimbingan teknis.
“Efisiensi anggarannya cukup besar,” ungkap Priyo.
Priyo menambahkan pihaknya segera melakukan proses coklit data pemilih dari rumah ke rumah warga. Total ada 5.906 petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) akan dikerahkan melakukan coklit mulai tanggal 24 Juni sampai 25 Juli 2024.
Adapun data pemilih yang akan dicoklit sebanyak 1.551.939 orang dan tersebar di 219 pulau dan tujuh kabupaten/kota se-Kepri.
Jumlah data pemilih hasil sinkronisasi itu meningkat sekitar 51 ribu orang dibandingkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 yang sebanyak 1.500.974 orang. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

