Tanjungpinang (Vnews.click) – Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kepri mencatat jumlah pendaftar program beasiswa pendidikan bagi mahasiswa tahun anggaran 2025 untuk jenjang Diploma III (D-III) hingga Strata 2 (S2) sebanyak 2.076 orang.
Kepala Biro Kesejahteraan (Kesra) Kepri, Aiyub, mengatakan jumlah pendaftar beasiswa tersebut melebihi dari kuota yang tersedia sebanyak 1.176 orang.
“Ini menandakan bahwa animo masyarakat, khususnya mahasiswa sangat tinggi untuk mendapatkan manfaat program beasiswa dari pemprov,” kata Aiyub, Sabtu (28/6/2025).
Aiyub memaparkan beasiswa jalur D-IV/S1 dalam Kepri menjadi yang paling banyak diminati para pendaftar, yaitu mencapai 701 orang (kuota 226 orang).
Kemudian, disusul D-IV/S1 tidak mampu 628 orang (kuota 500 orang), lalu D-IV/S1 prestasi luar Kepri 578 orang (kuota 230 orang), dan S2 prestasi 47 orang (kuota 40 orang).
Sementara dua jalur beasiswa lainnya, jumlah pendaftarnya justru belum memenuhi kuota yang tersedia, yakni D-III prestasi yang mendaftar 88 orang, sementara kuotanya 100 orang, lalu D-III tidak mampu yang mendaftar 34 orang, sementara kuotanya 80 orang.
Terhadap pendaftar yang belum memenuhi kuota itu, menurut Aiyub, akan dirapatkan dahulu bersama tim guna diambil langkah apakah kelebihan kuota tersebut bisa dialihkan untuk jalur beasiswa yang pendaftarnya melebihi kuota yang ada.
“Dalam waktu dekat, mungkin Senin (30/6), kami rapat bersama tim untuk mengambil keputusannya,” ujar Aiyub.
Dia menyampaikan saaat ini pihaknya telah menyelesaikan proses verifikasi berkas persyaratan administrasi beasiswa yang dikirimkan para pendaftar melalui sistem online atau daring.
Biro Kesra, lanjutnya, juga telah menetapkan nama-nama calon mahasiswa atau penerima beasiswa pendidikan yang akan diumumkan dalam waktu dekat ini.
Setelahnya, mereka yang dinyatakan sebagai penerima beasiswa itu diminta kembali mengirimkan berkas persyaratan secara manual ke kantor Biro Kesra Kepri di Pulau Dompak, Tanjungpinang.
“Kami akan lakukan verifikasi faktual, mencocokkan antara berkas yang dikirim lewat daring dan manual. Batas pengiriman berkas manual sekitar seminggu sejak pengumuman nama-nama penerima, jika tidak mengirim berkas dianggap gugur dan diganti dengan pendaftar lainnya,” ungkap Aiyub.
Ia menambahkan proses verifikasi faktual memakan waktu kurang lebih satu bulan, sehingga realisasi penyaluran dana beasiswa ke rekening para penerima ditargetkan pada bulan Agustus 2025.
Aiyub turut menyampaikan Pemprov Kepri terus berupaya meningkatkan anggaran beasiswa pendidikan mahasiswa dari tahun ke tahun. Tahun ini total anggaran yang disiapkan untuk seluruh penerima beasiswa pendidikan ini sebesar Rp3 miliar.

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

