Vnews.click, Tanjungpinang – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepri, menyampaikan kebutuhan sapi kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai 7.000 ekor.
Kepala DKP2KH Kepri, Rika Azmi, mengatakan kebutuhan sapi kurban di Kepri dipasok oleh peternak lokal, dan sebagian besar dikirim dari luar daerah, seperti Provinsi Lampung hingga Riau.
Meski pengiriman sapi luar daerah ke Kepri telah dibuka, menurut Rika, pemerintah daerah masih menerapkan aturan zona kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Distribusi sapi di Kepri saat ini terbuka luas, namun kita tetap mewaspadai penyebaran PMK,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Rika menyatakan pihaknya telah menginstruksikan tim teknis atau petugas kesehatan di tingkat kabupaten/kota se-Kepri guna memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban.
Ia juga memastikan petugas kesehatan hewan akan turun melakukan pemeriksaan fisik hewan kurban dua minggu menjelang Idul Adha.
Selain itu, lanjutnya, fokus pemeriksaan kesehatan hewan tidak hanya dilakukan di kandang peternak, tetapi juga menyasar tempat penampungan sementara.
Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh hewan yang akan dikurbankan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
“Pemerintah menjamin hewan yang dikurbankan itu dalam kondisi prima dan layak konsumsi masyarakat,” tuturnya.
Rika menambahkan sejauh ini, DKP2KH Kepri belum menerima laporan mengenai temuan kasus sapi yang bermasalah atau terjangkit penyakit menular.
Kondisi kesehatan hewan di lapangan terpantau aman meskipun pemantauan intensif tetap menjadi prioritas utama.
Sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah terus diperkuat guna menjamin kelancaran pasokan serta stabilitas harga hewan kurban.
Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir karena ketersediaan stok sapi dipastikan aman di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan stok sapi kita aman dan cukup,” pungkas Rika. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

