Tanjungpinang (Vnews.click) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap pengungsi luar negeri dan orang asing jelang pelaksanaan Pemilu 2024.
Kepala Kesbangpol Kepri, Raja Hery Mukhrizal, mengatakan, tujuan pengawasan dilakukan untuk menciptakan Pemilu yang kondusif dari gerakan atau aksi yang bisa saja datang dari pengungsi luar negeri maupun orang asing.
“Sebab, jika ada kejadian seperti itu saat Pemilu, tentu akan menjadi isu internasional. Jangan sampai hal ini membuat jalannya pesta demokrasi kita jadi terganggu,” kata Hery Mukhrizal, Selasa (7/11/2023).
Ia mencontohkan belakangan aksi unjuk rasa marak dilakukan para pengungsi luar negeri yang saat ini tinggal di Pulau Bintan, Kepri, di mana mereka kerap menyuarakan kepada pihak-pihak terkait agar segera dipindahkan ke negara ketiga, karena sudah lama berada di daerah ini.
Oleh karena itu, pihaknya bersinergi dengan tim pengawasan orang asing (PORA) akan membuat aturan bersama dalam rangka mencegah sejak dini bila terkait adanya aksi demontrasi yang dilakukan para pengungsi.
Pihaknya juga berharap kepada pemerintah kabupaten/kota se-Kepri untuk mendukung penerapan aturan tersebut.
“Jangan pula aturan penanganan sudah kita buat, namun yang punya wilayah (kabupaten/kota) tidak mendukung. Aturan itu akan berjalan, kalau pemilik wilayah juga ikut tegas,” ujar Hery.
Sementara itu, Staf Ahli Pemerintah dan Hukum, Sardison, menyampaikan bahwa kondusifitas Kepri harus terus terjaga terutama dalam menyambut kontestasi Pemilu 2024. Sehingga, deteksi dini atau pencegahan harus dilakukan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban bersama.
“Kita ketahui, memang punya dampak positif dengan adanya orang asing di Kepri. Baik wisatawan maupun sebagai tenaga kerja.
“Tapi keberadaan orang asing juga harus disikapi. Sebab, bisa juga menjadi gangguan ketertiban di daerah,” ujarnya lagi.
Sardison pun mengajak, semua pihak termasuk instansi terkait untuk bersama, bersinergi dalam kolaborasi melakukan antisipasi. Mengingat pengungsi sudah berani melakukan aksi demontrasi. Bahkan sampai merusak hingga ketertiban hingga ada juga yang nekat bunuh diri.
“Nah bila ini mencuat. Isunya bukan lagi nasional, tapi internasional. Maka kita jaga daerah kita agar tetap kondusif terus,” harapnya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

