KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Bisri menyaatak seorang pasien di Batam negatif penyakit Middle East Respiratory Syndrome Coronvirus (MERS-Cov), berdasarkan hasil tes sampel lab Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Bisri menyebut pasien berusia sekitar 60 tahun tersebut sebelumnya diduga terkontaminasi MERS-Cov, seusai pulang melaksanakan ibadah Umroh di Arab Saudi. Dinkes kemudian mengirimkan sampelnya ke Kemenkes untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Hasil pemeriksaan lab Kemenkes sudah keluar, dan pasien bersangkutan dinyatakan bebas MERS-Cov,” kata Kepala Dinkes Kepri, Bisri, Rabu (21/1/2026).

Menurut Bisri kondisi terkini pasien sudah sehat dan dipulangkan ke rumahnya, setelah beberapa hari menjalani perawatan di rumah sakit, Batam.

Bisri menyebut pasien sempat mengeluhkan gejala flu disertai sesak nafas, nyeri serta mual-mual, sehingga diduga terkena MERS-Cov.

Ia menjelaskan MERS-Cov merupakan virus yang menyebabkan penyakit pernapasan serius, yang banyak ditemukan di negara-negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi.

“Sejauh ini, Kepri masih aman dari sebaran MERS-Cov, termasuk super flu yang belakangan merebak di sejumlah daerah di tanah air,” ungkapnya.

Bisri turut mengimbau masyarakat di Kepri tidak khawatir berlebihan terhadap penyakit MERS-Cov maupun super flu.

Masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan super flu dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta mematuhi protokol kesehatan apabila menderita flu, seperti menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain.

Selain itu, masyarakat diimbau menjaga ketahanan tubuh dengan makan makanan bergizi, lalu istirahat yang cukup, serta beraktifitas fisik secara teratur dan terukur. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *