KEPRI TANJUNGPINANG UPDATE

TANJUNGPINANG (VNEWS.click)- Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau mencatat sepanjang tahun 2019 terjadi inflasi sebesar 2,03 persen di Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini terjadi disebabkan naik nya harga komoditas bahan makanan yang cukup signifikan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri pada bulan Desember, terjadi inflasi sebesar 1,27 persen . Inflasi ini terjadi karena naik nya indeks harga konsumen dari 137, 53 pada November menjadi 139, 28 pada Desember 2019.

“Dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam dan Tanjungpinang mengalami inflasi masing masing sebesar 1,28 persen dan 1,17 persen,” ujar Kepala BPS Kepri, Zulkipli.

Zulkipli menjelaskan, jika dilihat dari kelompoknya, inflasi yang terjadi pada bulan Desember disebabkan oleh naiknya indeks empat kelompok . Pertama dari kelompok bahan makanan, kedua dari kelompok transportasi komunikasi dan jasa keuangan, ketiga dari kelompok makanan jadi minuman rokok dan tembakau , ke empat dari kelompok perumahan air listrik gas dan bahan bakar.

“Namun sebaliknya terjadi penurunan indeks pada 2 kelompok, yaitu pada kelompok sandang dan kelompok kesehatan ,” terangnya.

Zulkipli menambahkan dari 23 kota IHK di Sumatera, tercatat 17 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi . Inflasi tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 1, 28 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Dumai sebesar 0, 07 persen.

“Kota Batam dan Kota Tanjungpinang berada di peringkat ke 1 dan 2 dari 17 kota yang mengalami inflasi di Sumatera,” tutupnya.(Ego)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *