EKONOMI KEPRI NASIONAL PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Kepulauan Riau (Kepri) telah menjadi produsen produk halal dalam memenuhi pasar produk halal domestik maupun global, di mana dalam kurun waktu tahun 2022 dan 2023, ekspor produk halal di Kepri telah berkontribusi Rp120 miliar melalui Bintan Industrial Estate sebagai Kawasan Bintan Inti Halal Hub.

“Melalui dukungan program industri halal, Kepri sejak tahun 2021 sampai 2023 berhasil memperoleh penghargaan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) sebagai provinsi dengan program halal terbaik di Indonesia,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad usai membuka Kepri Ramadhan Fair 2024 di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat (15/3/2024).

Gubernur Ansar menyatakan capaian ini berkat kontribusi Pemprov Kepri bekerja sama dengan Komite Daerah Ekonomi dan Syariah (KDEKS) setempat dalam rangka menjadikan Kepri sebagai salah satu pionir terhadap kemajuan ekonomi dan keuangan syariah dalam perwujudan Indonesia sebagai pusat halal dunia, salah satunya melalui penguatan ekosistem keuangan syariah melalui program halal center.

Program itu dipusatkan di Perguruan Tinggi STAIN Abdurahman dan Politeknik Batam, di mana mencakup peran mulai dari sertifikasi halal yang telah mencapai 10.845 sertifikat halal, pendampingan, pelatihan, kurasi produk dan perluasan pangsa pasar produk halal.

“Hal ini sesuai arahan Pak Wapres selaku Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Syariah (KNEKS),” ucap Ansar.

Selain itu, kata Ansar, Pemprov Kepri juga terus melakukan penguatan modal bagi pelaku UMKM jdengan Subsidi bunga nol persen, melalui Bank Riau Kepri (BRK) Syariah sejak November 2021 sampai Februari 2024 dengan penyaluran Rp21,78 miliar. Jumlah total penerima manfaat sebanyak 1.133 UMKM.

“Untuk tahun ini diproyeksikan sekitar 2000 UMKM dengan total penyaluran sekitar Rp60 miliar,” pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *