Vnews.click, Tanjungpinang – Mulai tahun 2027, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan mengembangkan penggunaan bus listrik sebagai media transportasi publik.
“Secara bertahap pada tahun depan, kita mulai pengadaan bus listrik untuk wilayah Kota Tanjungpinang,” kata Kepala Dishub Kepri, Junaidi, Rabu (6/5/2026).
Junaidi menyebut pihaknya sudah mulai menjajaki kerja sama pengadaan bus listrik dengan salah satu pihak swasta yang memproduksi bus listrik di Pulau Jawa.
Bahkan Junaidi dan jajaran telah melakukan uji coba secara langsung dengan menumpang salah satu bus listrik yang beroperasi di Bandung.
“Busnya sangat bagus. Kapasitasnya sekitar 15 orang. Cocok untuk diterapkan di Tanjungpinang, seperti mengangkut anak sekolah hingga karyawan,” ujarnya.
Selain itu, kata Junaidi, harga bus listrik cukup terjangkau, yakni sekitar Rp400 juta per unit dan sudah termasuk ongkos pengiriman sampai ke wilayah Kepri.
Ia menyebutkan rencana pengadaan bus listrik itu akan menggunakan dana APBD Provinsi Kepri.
“Di Pulau Jawa sudah banyak bus listrik beroperasi menggantikan mikrolet atau minibus,” ungkapnya.
Lanjut Junaidi menyampaikan penggunaan bus listrik sebagai angkutan dalam kota dapat lebih menghemat biaya operasional, karena tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM), melainkan energi listrik yang disimpan dalam baterai.
Selain hemat BBM, pemakaian bus listrik juga sebagai solusi transportasi publik ramah lingkungan dan bebas polusi udara.
Dari segi infrastruktur pendukung bus listrik, lanjut Junaidi, pihaknya akan meminta dukungan PT PLN untuk membangun infrastruktur pengisian daya (SPKLU) dan melakukan penyambungan daya listrik untuk pool bus listrik. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

