Tanjungpinang (Vnews.click) – KPU Kota Tanjungpinang menyatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak 2024 di angka 56 persen atau di bawah pemilu 2019 yang sebesar 59 persen.
“Artinya, persentase partisipasi pemilih kepala daerah di Tanjungpinang masih stagnan di bawah 60 persen,” kata Ketua KPU Tanjungpinang Muhammad Faizal, Senin (2/12/2024).
Dirinya menyebut partisipasi pemilih Tanjungpinang di pilkada 2024, salah satunya dipengaruhi curah hujan yang terjadi beberapa saat setelah pembukaan TPS, Rabu (27/11/2024), sehingga ikut memicu sebagian warga enggan datang mencoblos ke TPS.
Berdasarkan data sementara, kata dia, dari total daftar pemilih tetap (DPT) pilkada 2024 Tanjungpinang yang sebanyak 172.182 orang, hanya 56 persen atau sekitar 97.500 orang yang menggunakan hak pilih, sementara sisanya 74.682 orang tidak menggunakan hak pilih.
“Data itu untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri dan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang,” katanya.
Kendati demikian, lanjut Faizal, KPU Tanjungpinang merasa sedikit lega karena 40 persen pemilih yang datang ke TPS pada saat pencoblosan merupakan kaum milenial. Hal ini menujukkan sosialiasi yang dilakukan KPU dalam mendorong peran milenial menggunakan hak pilihnya ke TPS diklaim berhasil.
Apalagi DPT pilkada 2024 di Tanjungpinang memang didominasi anak-anak milenial, yang mencapai 52 persen lebih.
“Pemilih yang tidak datang ke TPS pada hari H, rata-rata berusia 35 tahun ke atas,” ujar Faizal. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

