CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 100?
KEPRI KESEHATAN PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Kesehatan Provinsi Kepri memantau dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) makan bergizi gratis (MBG) guna mencegah terjadinya keracunan terhadap penerima manfaat program tersebut.

“Saya sudah instruksikan dinas kesehatan kabupaten/kota se-Kepri agar memantau dapur SPPG secara berkala,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Bisri, Kamis (25/9/2025).

Menurut Bisri pemantauan itu lakukan guna memastikan SPPG memenuhi standar kesehatan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menyalurkan MBG kepada penerima manfaat, meliputi siswa, ibu hamil dan ibu menyusui.

Ia juga menyebut SPPG bertanggung jawab penuh terhadap kontrol kualitas MBG, mulai dari pasokan bahan makanan, penyimpanan, pengolahan, penyajian, hingga penyaluran ke sekolah-sekolah menggunakan transportasi.

“Termasuk memastikan dapur SPPG bersih dan higienis,” ujarnya.

Bisri menyatakan sejauh ini pihaknya telah menerima laporan ada beberapa temuan ulat pada menu MBG di Kota Batam dan makanan basi di Kabupaten Karimun.

Dia menduga kondisi itu dipicu kesalahan kecil dalam mengolah bahan pangan untuk MBG, misalnya tidak mencuci sayur dengan bersih, sehingga ulat masih menempel.

“Demikian pula nasi yang masih panas, jangan langsung ditutup karena dapat menyebabkan cepat basi atau lembek,” ungkapnya.

Bisri optimistis secara umum dapur SPPG telah menerapkan protokol dan kontrol ketat dalam penyajian MBG.

Apalagi BGN sebelum bekerja sama dengan SPPG, kata dia, sudah mengecek terlebih dulu terkait sarana-prasarana dan peralatan pendukung yang akan digunakan dapur SPPG untuk mendukung MBG.

“Semoga program MBG di Kepri aman dan lancar tanpa ada kendala, seperti keracunan pada siswa,” pungkas Bisri. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *