Tanjungpinang (vnews.click) – Stok daging sapi di Pasar Tanjungpinang mengalami penurunan dan mulai menipis.
Menipisnya stok daging sapi merupakan imbas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) di Provinsi Kepri, serta penjualan sapi yang tengah di fokuskan untuk keperluan kurban pada Idul Adha yang akan jatuh pada 10 Juli mendatang.
“Stok daging segar kita tidak ada bang, satu ekor saja bisa untuk 3 hari,” ujar Buyung, pedagang daging sapi di Pasar Baru I Tanjungpinang, Rabu (6/7/2022).
Harga daging sapi saat ini masih cukup tinggi, yakni berkisar di harga Rp180 ribu per kilogram.
“Daging segar Rp180 ribu, kita jual pun untuk langganan saja, kalau untuk umum masih belum, ini rencana mau lebaran nanti jual daging beku juga,” ucap Buyung.
Pedagang daging sapi lain di Pasar Bintan Center, Angga memilih beralih menjual daging beku.
“Kalau daging beku masih normal bg, Rp 100 ribu per kg, kalau daging segar belum ada,” tukasnya.(mis).

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

