Bintan (Vnews.click) – Ketua KPU Kabupaten Bintan, Haris Daulay, menyatakan tak ada debat publik pada perhelatan pilkada serentak 2024, karena khusus Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Bintan hanya diikuti satu pasangan calon (Paslon).
“Debat akan diganti dengan pendalaman visi-misi paslon Bupati dan Wakil Bupati Bintan,” kata Haris, Selasa (17/9/2024).
Haris menyebut pendalaman visi-misi paslon bupati dan wakil bupati tersebut bakal tetap melibatkan para panelis, misalnya dari kalangan akademisi.
Menurutnya panelis akan bertanya lebih dalam terkait visi-misi paslon lima tahun mendatang, namun bukan untuk mendebat paslon.
“Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat mengetahui lebih jauh apa-apa saja yang akan dilakukan paslon bupati dan wakip bupati apabila terpilih di pilkada tahun ini,” ujar Haris.
Kendati demikian, lanjut Haris, pihaknya belum bisa memaparkan secara detail terkait penyampaian visi-misi paslon, karena masih menunggu petunjuk teknis tata cara debat pilkada 2024 untuk calon tunggal dari KPU RI.
“Sampai saat ini masih menunggu, tapi biasanya kalau calon tunggal, tak ada debat melainkan penyampaian visi-misi saja,” ucap Haris.
KPU Bintan telah menetapkan pilkada serentak 2024 cuma diikuti satu paslon, yakni pasangan Roby Kurniawan dan Deby Maryanti.
Hal itu berdasarkan pada masa perpanjangan pendaftaran paslon Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Rabu (4/9), tak ada lagi paslon yang mendaftar selain pasangan Roby-Deby.
Paslon Roby-Deby di diusung 11 partai politik, yakni Golkar, Demokrat, Gerindra, NasDem, PKS, PAN, Perindo, Gelora, Hanura, PSI, dan PDI Perjuangan. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

