EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Bulog Cabang Kota Tanjungpinang mampu menjual beras program Stabilisasi pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 15 sampai 20 ton per hari untuk wilayah Pulau Bintan, meliputi Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Kepala Bulog Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, menyampaikan permintaan beras SPHP di pasaran tetap tinggi kendati mengalami kenaikan harga sejak awal Mei 2024, yaitu dari Rp10.250 per kilogram menjadi Rp11.300 per kilogram.

“Beras SPHP bulog masih menjadi primadona masyarakat, karena harganya yang murah dan kualitas setara beras premium,” ujar Arief, Rabu (5/6/2024).

Ia menyebut beras SPHP dijual melalui 50 rumah pangan kita (RPK) mitra Bulog yang tersebar di Pulau Bintan.

“Satu minggu dibatasi dua ton per RPK, kalau sudah habis baru ditambah lagi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Arief, Bulog Tanjungpinang juga kerap menjual beras SPHP melalui gerakan pangan murah (GPM) yang digelar Pemkot Tanjungpinang.

Hal ini bertujuan menstabilkan harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga lebih terjangkau, karena beras SPHP dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET).

“Kalau di pasar murah, beras SPHP kemasan lima kilogram dijual Rp58 ribu. Sedangkan harga di pasaran sekitar Rp65.500,” pungkas Arief. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *