Tanjungpinang (Vnews.click) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyatakan kawasan Kota Tanjungpinang membutuhkan magnet yang bisa menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri.
Menurut Ansar kondisi Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepri relatif lebih sepi dibandingkan ibukota provinsi lainnya, sehingga harus ada gebrakan baru agar Kota Gurindam ini semakin ramai dikunjungi wisatawan sekaligus berdampak pada perekonomian daerah.
“Makanya, sekarang kami terus fokus mempercantik wajah Tanjungpinang supaya lebih berkembang dan maju,” lata Ansar, Senin (15/9/2025).
Menurut Ansar saat ini Pemprov Kepri terus membenahi kawasan wisata Taman Gurindam 12, dengan berupaya menggandeng pihak-pihak swasta.
Sebagian kawasan Gurindam 12 itu akan dilelang kepada pihak ketiga atau swasta, untuk pembangunan gedung-gedung kuliner bermerek.
“Kawasan ini perlu ditata biar ada daya tarik orang datang ke Tanjungpinang, khususnya Taman Gurindam 12,” ujar Ansar.
Selain itu, kata dia, Pemprov Kepri juga tengah menggesa pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat, sebagai ikon wisata sejarah lahirnya Bahasa Persatuan Nasional, Bahasa Indonesia dari Pulau Penyengat.
Pembangunan Monumen Bahasa itu turut didukung dana APBN sekitar Rp20 miliar, melalui Kementerian Kebudayaan RI.
“Mudah-mudahan tahun depan sudah mulai dibangun,” ucap Ansar.
Selanjutnya, Pemprov Kepri bakal menata pasar tradisional di kawasan Kota Lama Tanjungpinang menyerupai pasar-pasar di Melaka (Malaysia) yang selain menjadi pusat perbelanjaan, juga sebagai objek wisata bersejarah.
Ansar melanjutkan Pemprov Kepri telah berhasil merubah wajah pusat kuliner legendaris Akau Potong Lembu Tanjungpinang, menjadi kawasan kuliner yang lebih kekinian dan menarik banyak pengunjung setiap malamnya.
“Daya tarik wisata di Tanjungpinang harus diperbanyak, kalau tidak bagaimana kita mau membawa turis-turis asing dari Bintan, berkunjung kemari,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

