Tanjungpinang (vnews.click) – Pemilihan Umum merupakan ajang menentukan pemimpin yang diharapkan dapat membawa perubahan kearah yang lebih baik, namun dalam masa pelaksanaannya, pemilihan umum yang dilakukan setiap lima tahun ini kerap menimbulkan perbedaan pendapat hingga perselisihan dari para calon peserta pemilu, politisi hingga dilingkungan kehidupan bermasyarakat.
Oleh karenanya pemerintah bersama penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum, selalu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk dapat mewujudkan pemilu damai, terutama melalui dengan kesepakatan melalui komitmen pemilu damai hingga membuka ruang-ruang publik untuk saling berdiskusi dan menyerap gejolak yang timbul di masyarakat serta melakukan pendekatan persuasif terhadap tokoh masyarakat dan pimpinan organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan serta mahasiswa.
Langkah awal dalam mewujudkan pemilu damai khususnya di Kota Tanjungpinang, diawali dengan penandatanganan komitmen pemilu damai Wali Kota Tanjungpinang, Rahma dalam deklarasi Pemilu Damai tahun 2024 yang dilaksanakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanjungpinang di hotel CK Tanjungpinang, Kepri, Rabu (23/11/2022).
Deklarasi dipimpin langsung Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhammad Zaini, diikuti Wali Kota Rahma, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Aswin Nasution, forkopimda dan perwakilan partai politik.
Wali Kota Rahma mengatakan rangkaian penyelenggaraan Pemilu sangat diperlukan situasi dan kondisi yang kondusif sehingga masyarakat yang berhak memilih dapat menyalurkan aspirasi politik dengan aman, tenang, tertib dan damai, tanpa ada tekanan dari pihak manapun.
“Saya berharap pada pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tahun 2024 mendatang, tentunya dapat berjalan dengan aman, damai dan tertib tanpa adanya konflik,” ujar Rahma.
Ketersediaan Ruang Publik

Dalam mewujudkan pemilu damai, sejumlah ruang publik dibuka sebagai salah satu wadah berdiskusi masyarakat, salah satunya oleh Polresta Tanjungpinang melalui acara Ngobrol Bareng Polresta Tanjungpinang, yang dilakukan keseluruh wilayah kerja Polresta Tanjungpinang.
“Sebentar lagi Pemilu, jangan jadikan perbedaan sebagai masalah, tapi jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun, kita harus cermat, pintar menggunakan hak suara kita,” himbau Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. H. Ompusunggu, S.I.K., M.Si.
Selain Polresta Tanjungpinang, kesadaran akan adanya ketersediaan ruang publik ini juga dimiliki oleh kelompok masyarakat salah satunya, Kelompok Cerdas Memilih Tanjungpinang yang turut mengajak politisi-politisi muda Kota Tanjungpinang untuk berdiskusi melalui acara Obral Obrol Politik.
Dengan adanya ketersediaan ruang publik yang dilakukan tentu tujuan untuk mewujudkan pemilu damai dapat terwujud disetiap lapisan masyarakat, agar tidak terjadi dispersepsi seperti yang didapati oleh Bawaslu Kota Tanjungpinang terhadap oknum RT yang menolak kampanye Calon Legislatif di Kecamatan Tanjungpinang Timur.
“Padahal caleg bersangkutan sudah menunjukkan surat pemberitahuan kepada polisi dan ditembuskan ke bawaslu terkait pelaksanaan kampanye di kawasan itu. Secara aturan, RT tidak berhak melarang para caleg berkampanye di daerahnya , selama mereka membawa surat tanda terima pemberitahuan (STTP) kepolisian yang ditembuskan ke bawaslu,” kata Yusuf, Selasa (30/1/2024).
“Mungkin oknum RT yang melarang kampanye itu kurang paham terkait aturannya, tapi sudah kita tegur dan lakukan pembinaan,” Tambah Yusuf.
Dukungan Komponen Masyarakat
Mewujudkan Pemilu damai tentu bukan hanya tanggungjawab Pemerintah, Penyelenggara dan Aparat Penegak Hukum namun juga instrumen masyarakat lainnya.
Selain masyarakat yang tergabung dalam penyelenggara pemilu, terdapat juga komponen masyarakat yang juga turut bersama mewujudkan pemilu damai 2024, diantaranya yaitu organisasi masyarakat atau ormas dan organisasi mahasiswa.
Diantara organisasi yang ada di Kota Tanjungpinang, Organisasi Pemuda Muda Pancasila merupakan organisasi yang militan. Dalam pemilu tahun 2024 ini Pemuda Pancasila juga turut mendukung dan mewujudkan Pemilu damai 2024.
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila, Hengky Heriawan mengungungkapkan untuk memastikan bahwa pemilu damai tidak hanya kata-kata , melainkan sebuah komitmen dan ikhtiar bersama untuk menciptakan situasi kondusif dalam pelaksanaannya.

“Pemilu bukan hanya ruang bagi masyarakat Indonesia untuk memilih , tetapi juga merupakan proses pendewasaan dan juga momentum ujian bagi bangsa mengenai seberapa jauh nilai -nilai demokrasi telah menjadi bagian dari jati diri bangsa. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa pemilu damai tidak hanya kata-kata , melainkan sebuah komitmen dan ikhtiar bersama untuk menciptakan situasi kondusif dalam pelaksanaannya, kami Pemuda Pancasila siap mewujudkan pemilu damai 2024,” tegas Ketua MPC Pemuda Pancasila Tanjungpinang.
Dukungan serupa juga di sampaikan oleh Ketua Himpunan Mahsiswa Kota Tanjungpinang (HMKT), Januarman yang mengajak generasi muda untuk turut mewujudkan pemilu damai tanpa terpengaruh oleh ujaran kebencian atau hoax yang tersebar.

“Kami sebagai mahasiswa Kota Tanjungpinang tentunya sangat mendukung terwujudnya Pemilu damai khususnya di Kota Tanjungpinang, serta mengajak rekan-rekan sesama mahasiswa dan generasi milenial untuk tidak terpengaruh dengan ujaran kebencian dan hoax yang tersebar terutama di media sosial yang memang rawan terdapat ujaran kebencian dan informasi hoax,” terangnya.
Tentunya terwujudnya pemilu damai merupakan keinginan seluruh warga Indonesia, karena melalui pemilu yang terselenggara dengan baik menjadi wujud keberhasilan demokrasi. (mis).

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

