Tanjungpinang (Vnews.click) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat tren positif dalam penanggulangan kemiskinan, dengan angka terbaru berada di 4,44 persen.
Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 4,8 persen.
Hasil ini diketahui setelah menggelar rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK bersama Kepala Daerah Tujuh Kabupaten/Kota se-Kepri di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang, Selasa (25/11/2025).
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyatakan seluruh tujuh kabupaten/kota di Kepri menunjukkan perbaikan.
Penurunan paling signifikan terjadi di Kabupaten Lingga, yang meskipun masih menjadi perhatian utama.
“Lingga berhasil menekan angka kemiskinannya hingga delapan poin dari kondisi dua digit pada tahun 2021,” kata Nyanyang Haris Pratamura.
Untuk Lingga, strategi penanganan kemiskinan difokuskan pada penarikan investasi dan hilirisasi.
Nyanyang menyebutkan, Pemerintah Provinsi berupaya mendatangkan investasi, termasuk mengupayakan proyek strategis nasional (PSN) terkait agrikultur sagu dan hilirisasi pasir silika.
“Alhamdulillah tujuh kabupaten, kota yang ada di Kepri ini semuanya mengalami tren positif, turun semuanya,” ujarnya.
Langkah ini krusial untuk membuka lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja lokal. Selain investasi, pemberdayaan sumber daya manusia juga menjadi prioritas.
“Itu ada pendampingan, advokasi, pelatihan, itu yang paling utama kita utamakan menekan angka pengangguran ini,” tuturnya.
Sektor-sektor yang didorong di Lingga untuk menekan kemiskinan meliputi investasi hilirisasi silika, proyek sagu, dan penguatan sektor perikanan melalui hilirisasi produk.
Nyanyang optimistis, peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi akan berdampak langsung pada kesejahteraan.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menguntungkan Lingga, tetapi juga menciptakan efek domino yang positif bagi seluruh wilayah Kepri. Pihaknya berharap pertumbuhan ekonomi naik, investasi juga naik.
“Menekan angka pengangguran juga menekan angka kemiskinan,” katanya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

