POLITIK UPDATE

VNews.click, Jakarta – Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), menyampaikan sikap resmi terkait peristiwa yang terjadi di Gedung Nusantara (Gedung Kura-Kura), tepat di depan Ruang Rapat Komisi II DPR RI.

Menurut Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP, Erwin Syahputra Siregar, dalam suasana peliputan rapat Komisi II DPR RI, salah seorang anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, DS, diduga telah melontarkan pernyataan yang merendahkan profesi wartawan dengan menyebut: “wartawan kayak sirkus” atau “gerombolan sirkus”.

“Kami menilai pernyataan tersebut: Menghina dan merendahkan martabat wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik,” kata Erwin, saat menggelar jumpa pers, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Pernyataan tersebut menurut Erwin, mencederai hubungan baik antara lembaga legislatif dengan insan pers yang berperan menjaga transparansi dan demokrasi.

“Tidak sejalan dengan etika dan kehormatan DPR RI sebagai lembaga negara yang seharusnya menghormati profesi lain,” tegasnya.

Atas dasar itu, lanjutnya, sebagai pengurus KWP merasa direndahkan dan dihina.

“Oleh karena itu, kami menegaskan, kami akan melaporkan secara resmi peristiwa ini ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

KWP kata Erwin, meminta klarifikasi dan permintaan maaf terbuka 1 x 24 jam dari terlapor demi menjaga kehormatan DPR RI dan hubungan baik dengan insan pers.

“Kami menyerukan agar seluruh anggota DPR RI senantiasa menghormati profesi wartawan sebagai mitra strategis dalam menjaga keterbukaan informasi publik,” lanjutnya.

Erwin berharap, MKD dapat segera memproses laporan ini dengan serius, sehingga peristiwa serupa tidak terulang dan marwah DPR RI tetap terjaga.[Fas]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *