Jika dibandingkan Oktober 2021, jumlah kunjungan wisman juga naik sebesar 67.089,87 persen, sebagai akibat makin membaiknya penanganan wabah COVID-19 sehingga berdampak pada industri pariwisata di Kepri.
Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus, mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisman selama bulan Oktober 2022 dipicu naiknya jumlah kunjungan wisman yang berasal dari pintu masuk utama yang ada di Kepri, yaitu Kabupaten Bintan sebesar 9,41 persen dan Kota Tanjungpinang sebesar 5,27
persen.
Pada Oktober 2022, jumlah kunjungan wisman didominasi warga berkebangsaan Singapura sebanyak 59.275 kunjungan.
Kemudian, disusul Malaysia sebanyak 13.819 kunjungan, India sebanyak 5.136 kunjungan, Tiongkok sebanyak 3.111 kunjungan, Philipina sebanyak 2.063 kunjungan, Inggris sebanyak 1.828 kunjungan, Australia sebanyak 1.552 kunjungan, dan Amerika Serikat sebanyak 1.097 kunjungan. Sementara Jepang dan Korea Selatan secara berurutan sebanyak 1.051 dan 931 kunjungan.
“Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebagian besar mengalami kenaikan pada Oktober 2022 jika dibanding dengan bulan sebelumnya,” kata Darwis, Sabtu (3/12/2022).
Secara kumulatif Januari-Oktober 2022, lanjutya, jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai 465.670 kunjungan atau naik 20.378,01 persen jika dibandingkan dengan
periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Wisman berkebangsaan Singapura merupakan wisman yang paling banyak berkunjung ke
Provinsi Kepulauan Riau pada periode Januari hingga Oktober 2022.
Wisman berkebangsaan Singapura ini mendominasi sebesar 54,26 persen dari total seluruh kunjungan wisman yang masuk ke Provinsi Kepri.
“Selama bulan Januari sampai dengan Oktober 2022, kunjungan wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 252.666 kunjungan,” ungkapnya. (Lus)