SOSIAL TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (vnews.click) – Persentase penduduk miskin di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) makin meningkat, yang salah satunya dipicu adanya kenaikan harga komoditas pokok di daerah tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Statistik Sosial pada BPS Kepri, Satriana di kantornya, Jumat siang, (15/7/2022).

Satriana menjelaskan inflasi yang terjadi periode Januari-Maret 2022 positif meningkat. Ini dipengaruhi fenomena seperti produksi tanaman pangan dan hortikultura menurun akibat cuaca buruk, sehingga berdampak kepada hasil panen.

“Hasil panen tersebut, berdampak pada kenaikan harga eceran beberapa komoditas pokok,” ujarnya.

Ia mencontohkan ikan selar naik sebesar 8,73 persen, cabai merah naik menjadi 84,27 persen, minyak goreng naik 25,39 persen, dan daging ayam naik 5,65 persen.

Fenomena tersebut, lanjutnya, memberikan pengaruh pada angka kemiskinan pada Maret 2022 sebesar 6,24 persen atau mencapai 151,68 ribu jiwa.

“Artinya, penduduk miskin di Kepri meningkat 0,12 persen di banding maret 2021 yang sebesar 6,12 persen,” ungkapnya.

Terhadap kondisi ini, BPS Kepri berharap optimistis pemerintah daerah selalu memperhatikan stabilitas harga dan distribusi barang harus lancar, agar dapat menurunkan persentase penduduk di Kepri. (Ham).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *