TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (vnews.click) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengeluarkan peringatan dini akan potensi terjadinya banjir rob di wilayah Pulau Bintan, yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 19 Juli 2022 mendatang.

Menurut Prakirawan Cuaca BMKG Tanjungpinang, Fifi, potensi rob terjadi dikarenakan saat ini aktivitas bulan memasuki dalam fase bulan penuh, di mana terjadi pasang surut air laut yang cukup kuat.

Selain itu, kondisi ini ditambah dengan masuknya curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada bulan Juli, sehingga dapat menambah ketinggian air laut.

“Fenomana naiknya pasang air laut diprediksi melanda di wilayah pesisir Tanjungpinang dan Bintan,” ungkap Fifi.

BMKG turut mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dapat meningkatkan kewaspadaan dengan adanya fenomena banjir rob ini, karena dapat mengganggu aktivitas di pesisir maupun pelabuhan. (Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *