KARIMUN (VNEWS.click) – Puluhan warga Kabupaten Karimun mengantri sejak pagi demi mendapatkan minyak tanah di pangkalan milik Siau Peng. Antrian sepanjang 10 meter ini sudah terjadi sejak Senin (16/12) kemarin hingga Selasa (17/2) sore.
Panjangnya antrian di pangkalan terjadi karena minyak tanah saat ini sedang langka. Hal ini terjadi karena karena pasokan minyak tanah dibatasi pihak Pertamina.
Selain itu, permintaan minyak tanah bagi warga di Kabupaten Karimun juga meningkat jelang Natal dan akhir tahun.
Lisa, salah satu pembeli minyak tanah yang sudah mengantri selama dua hari, berharap kondisi ini bisa cepat teratasi. β Saya ngantri dari kemarin, dari pagi sampai sore, tetap tak dapat. Sekarang saya ikut ngantri lagi dari pagi,β ujar Lisa.
Sementara pedagang pangkalan minyak tanah Siau Peng mengatakan, setiap pangkalan hanya mendapat kuota minyak tanah sebanyak 3.400 liter satu bulan dari Pertamina. βJumlah itu tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga yang menggunakan minyak tanah,β terang Siau Peng.
Sebelum ada pengurangan minyak tanah di akhir tahun, biasanya pangkalan mendapat kuota sebanyak 15 ton atau 75 drum minyak tanah dari Pertamina.
Warga yang mengantri dipangkalan, hingga Selasa (17/12) sore juga belum mendapatkan minyak tanah. Sehingg mereka terpaksa pulang kerumah dengan membawa gerigen kosong. (Arp)

