Vnews.click, Tanjungpinang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri mencatat program cek kesehatan gratis (CKG) telah melayani sebanyak 628.055 warga setempat per Oktober 2026, atau 27,9 persen dari target 46 persen di tahun ini.
“Capaiannya masih rendah,” kata Kepala Dinkes Kepri, Yosei Susanti, Selasa (3/11/2026).
Yosei menjelaskan dari total 628.055 warga Kepri yang melakukan CKG di fasilitas kesehatan, terdata sebanyak 495.483 orang sudah selesai pelayanan, sementara 64.065 orang lainnya masih dalam pelayanan.
Ia memaparkan dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri, capaian CKG tertinggi berada di Kabupaten Bintan yang sebesar 43,3 persen, lalu disusul Kabupaten Kepulauan Anambas 40,2 persen, Lingga 38,3 persen, dan Karimun 28,7 persen.
Sedangkan Kota Batam berada di angka 25,6 persen, Natuna 24 persen, dan Tanjungpinang jadi yang terendah sebesar 23,6 persen.
Yosei menjelaskan rendahnya angka capaian CKG di Tanjungpinang dipicu kendala teknis penginputan data ke dalam sistem pelaporan pusat.
“Kendala utamanya itu pada saat menginput pelaporan data CKG ke sistem. Kalau pelayanan di lapangan, tetap berjalan baik,” ujarnya.
Yosei melanjutkan program CKG merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendeteksi berbagai penyakit secara dini, termasuk layanan terintegrasi dengan pemeriksaan penyakit tuberkulosis (TBC).
Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah, paling tidak satu kali dalam setahun.
“Warga tinggal datang ke Puskesmas terdekat.untuk melakukan CKG,” ujar dia.
Yosei menegaskan pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi langkah krusial untuk menemukan kasus penyakit sejak awal.
Berdasarkan catatan Dinkes Kepri, hasil CKG sejauh ini didominasi jenis penyakif hipertensi, diabetes termasuk obesitas. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

