Vnews.click, Tanjungpinang – Komisi IV DPRD Provinsi Kepri yang membidangi masalah pendidikan mengapresiasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027, yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik).
Sekretaris Komisi IV DPRD Kepri, Bobby Jayanto, berharap SPMB tahun ini berjalan sesuai on the track, sehingga tak ada lagi masyarakat yang merasa dirugikan akibat ulah oknum atau pribadi yang bermain dibalik sistem penerimaan siswa baru tersebut.
“SPMB tahun ini sudah lebih baik daripada tahun sebelumnya yang masih terdapat kekurangan, seperti adanya pihak-pihak yang memaksa agar anaknya masuk ke sekolah tertentu, bahkan sekolah harus membuka kelas pagi sampai siang hari,” kata Bobby saat menghadiri rapat pleno rekapitulasi SPMB SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 di Kantor Disdik Kepri di Pulau Dompak, Senin (29/6/2026).
Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Tanjungpinang ini juga menekankan kepada Disdik untuk memastikan seluruh lulusan SMP tertampung di jenjang pendidikan SMA dan SMK.
Ia turut menyarankan orangtua siswa dapat menghubungi call center Disdik Kepri apabila merasa belum paham terhadap kebijakan SPMB.
“Kita harus maklumi, belum tentu semua orangtua memahami sistem peneriman murid baru, apalagi secara online. Makanya Disdik buka call center untuk mempermudah orangtua siswa bertanya seputar SPMB,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, menyatakan jumlah pendaftar pada SPMB SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai 30.476 siswa, dari total rencana daya tampung 35.452 siswa.
“Jumlah pendaftar itu terdiri dari 15.229 siswa SMA dan 15.247 siswa SMK,” kata Andi Agung.
Dari jumlah pendaftar tersebut, katanya, 26.602 siswa sudah diterima, dengan rincian 14.374 siswa SMA dan 12.228 siswa SMK yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.
Sebanyak 3.874 siswa lainnya terdiri atas 855 siswa SMA dan 3.019 siswa SMK, belum diterima di sekolah tujuan karena beberapa faktor, mulai dari kuota daya tampung sekolah sudah penuh hingga dokumen persyaratan belum lengkap atau bermasalah saat diunggah melalui sistem daring.
Kendati begitu, Agung meminta ribuan siswa yang belum diterima itu tidak perlu khawatir, sebab Disdik Kepri kembali membuka penerimaan SPMB tahap kedua pada 6-8 Juli 2026.
“Mereka akan diarahkan atau memilih sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota daya tampung siswa, tanpa perlu mengunggah berkas persyaratan pendaftaran SPMB lagi,” pungkas Agung. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

